Jumat, 28 Januari 2011

Tips Menghindari Scam yang Beredar di Email Kita

Dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, phisher sepertinya lebih giat 'bekerja'. Berikut adalam beberapa tips untuk menghindari Scam yang beredar di email kita.

Sebagai informasi, Scam adalah berita elektronik yang bersifat menipu, sehingga pengirimnya akan mendapat manfaat dan keuntungan tertentu. Contoh scam yang sering kita jumpai adalah surat berantai dan pengumuman lotre.

Berdasar keterangan Symantec yang diterima detikINET, Jumat (28/1/2011), berikut adalah hal yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan saat kita menerima email asing.

Yang sebaiknya dilakukan:
- Berhenti berlangganan dari milis-milis sah jika Anda tidak ingin menerima pesan Lagi dari milis tersebut. Ketika mendaftar untuk menerima email, periksa item-item tambahan apa saja yang Anda inginkan pada saat yang sama. Jangan memilih item yang tidak Anda inginkan.
- Selektif dalam hal situs-situs tempat Anda mendaftarkan alamat email Anda.
- Hindari menampilkan alamat emai Anda di Internet. Pertimbangkan pilihan alternatif- misalnya, gunakan alamat tersendiri ketika mendaftar pada milis tertentu, miliki beberapa alamat email untuk berbagai tujuan berbeda, atau carilah layanan email sekali pakai.
- Dengan menggunakan petunjuk yang disediakan oleh administrator, laporkan spam jika Anda memiliki pilihan untuk melakukannya.
- Hapus semua spam
- Hindari mengklik pada link mencurigakan dalam email atau pesan IM, karena bisa saja akan menghubungkan ke situs palsu. Kami menyarankan untuk mengetik alamat situs langsung pada browser daripada percaya pada link dalam pesan.
- Pastikan bahwa operating system selalu diperbarui dengan update terbaru, dan gunakan paket software keamanan yang komprehensif. Untuk memperoleh informasi lengkap mengenai penawaran perlindungan Symantec silakan kunjungi http://www.symantec.com
- Pertimbangkan solusi antispam yang memiliki reputasi baik untuk menangani penyaringan di seluruh organisasi anda seperti Symantec Brightmail messaging security family solutions.
- Agar tetap terupdate mengenai trend-trend spam baru dengan mengunjungi situs informasi situasi spam dari Symantec.

Yang sebaiknya tidak Dilakukan:
- Membuka lampiran dari email yang tidak dikenal. Lampiran ini dapat menginfeksi komputer Anda.
- Membalas spam. Biasanya alamat emailnya dipalsukan, dan membalas email spam akan menghasilkan spam-spam lain.
- Mengisi formulir dalam pesan yang meminta informasi pribadi atau keuangan atau kata sandi (password.). Perusahaan terkemuka tidak mungkin meminta informasi pribadi Anda melalui email. Jika ragu untuk menghubungi perusahaan yang bersangkutan melalui mekanisme independen yang terpercaya, seperti dengan memverifikasi nomor telepon atau alamat Internet yang dikenal yang Anda ketikkan ke jendela browser yang baru (jangan mengklik atau cut and paste dari link dalam pesan).
- Membeli produk atau jasa dari pesan spam.
- Membuka pesan spam.
- Meneruskan peringatan virus apapun yang anda terima melalui email. Bisa jadi ini adalah berita bohong (hoax).
(detikinet )

Minggu, 16 Januari 2011

Indonesia Negara Pertama di Asia Yang Mendapatkan PlayBook.

Acara BlackBerry DEVCON Asia 2011 yang berlangsung di Nusa Dua Bali Indonesia telah memberikan beberapa berita yang menurut kami merupakan sebuah berita menarik.
Selain acara tersebut memberikan informasi seputar tools aplikasi bagi para pengembang, konferensi itu juga telah memunculkan berita menarik, terutama seputar keberadaan perangkat tablet BlackBerry PlayBook.

DImana pada acara itu juga diumumkan bahwa Indonesia telah menjadi negara pertama di Asia yang mendapati perangkat tablet BlackBerry PlayBook. "Dengan bangga, kami memperkenalkan BlackBerry PlayBook," ujar Managing Director RIM Asia Tenggara Gregory Wade, dalam keynotenya di ajang BlackBerry Developer Conference Asia 2011 yang berlangsung di Bali International Expo, Nusa Dua.

Sebelumnya perangkat ini telah menjadi rumor hangat dan perangkat ini pertama kali muncul ke hadapan publik pada WES 2010 tahun lalu di Amerika Serikat, namun pada saat itu perangkat tablet tersebut hanya ditampilkan dalam sebuah lemari kaca sehingga para pengunjung WES 2010 hanya bisa melihat tanpa bisa mencoba dan memegang perangkat tersebut  secara langsung.

Barulah pada acara Consumer Electronic Show (CES) 2011 kemarin, RIM telah memperbolehkan para pengunjung pameran tersebut untuk mencoba secara langsung perangkat tablet BlackBerry PlayBook yang disebut-sebut sebagai pesaing Apple iPad.

(sumber: detikInet)